Siapa yang tidak tau dengan sinetron ? Hampir tiap hari kita melihatnya. Tontonan yang beragam macam tema dan isinya ini telah membius masyarakat terutama pada kalangan ibu – ibu. Bahkan sekarang tak jarang anak – anak menontonnya. Sekarang banyak sinetron yang tidak medidik dan menurut saya tidak berguna, salah satunya sinetron yang anak SD pun tau dan menggemarinya
“GGS” Ganteng – Ganteng Serigala *wuishh ganteng tapi serigala -_-* . Ya GGS ini muncul di salah satu TV swasta dan menjadi fenomena yang tidak biasa khususnya di wilayah saya.
Keponakan saya yang masih SD nonton sinetron ini yang tidak sesuai dengan umurnya, Sampai dia ketagihan dan akhirnya dia merasa berubah seperti serigala tiap malam dan tidak lupa mengucapkan gonggongan serigala kala bulan purnama.
Ada lagi pengalaman teman saya. Ketika itu dia pulang dari
suatu tempat menuju ke rumahnya tiba – tiba ada suara serigala yang dia dengar,
tidak hanya satu melainkan 5 suara serigala. Dia mengira diburu oleh serigala,
dia memberanikan diri menengok ke asal suara tersebut, ternyata
……………………………………………………………………………………..
Itu adalah suara anak – anak korban GGS -_-
Sinetron ini sangat disukai anak remaja *entah kenapa saya
tidak suka pdahal saya remaja* karena mengangkat tema tentang kehidupan remaja
dan percintaan. Apa lagi latarnya biasa disekolah. Kata guru saya sinetron ini
memang tidak mendidik, latarnya ji disekolah tapi tidak pernah dilihat belajar. Film ini juga tidak patut ditiru apa lagi adegan berkelahinya sesama pelajar.
Yaa menurut saya perkelahian antar pelajar ini tidak baik, kalau saja film ini
memperlihatkan adegan perkelahian untuk mempertahankan diri dari penjahat pasti
sangat berguna atau ilmu berkelahinya dapat dipake dalam suatu kontes, seperti
film The Karate Kid.

No comments:
Post a Comment